Luis Enrique Hadirkan Kegembiraan bagi Barcelona

May 30th

Berakhinya masa kepelatihan seorang Luis Enrique sebenarnya haruslah sesuatu yang tergolong menyedihkan mengingat pelatih ini sudah berkontribusi banyak bagi keberhasilan Barcelona di musim ini. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya. Itu karena Enrique berhasil menghadirkan kebahagiaan selama tiga tahu ia melatih Barcelona.

Luis Enrique Hadirkan Kegembiraan bagi Barcelona

Luis Enrique Hadirkan Kegembiraan bagi Barcelona

Kebahagiaan terakhir yang diberikan oleh Enrique adalah ketika mereka mendapatkan tropi ke sembilan dibawah asuhan Enrique yaitu tropi Copa del Rey. Barca berhasil membantau Alaves 3-1 dan mengobati kekecewaan mereka akibat tampil buruk di kancah Liga Champions dan gagal mempertahankan gelar juara La Liga di tahun ini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Enrique sempat mengeluarkan kemampuan terbaik dari Barcelona pada sepanjang musim pertama melatih yaitu di tahun 2014/2015. Ketika itu, Enrique seolah kembali membangkitkan romansa yang dulu sempat hadir bersama seorang Pep Guardiola. Enrique bahkan muncul lebih mengerikan lagi dimana ia meraih gelar treble bersama Barcelona di musim pertama kepelatihannya tanpa basa-basi.

Beberapa pihak bahkan membandingkan apa yang diraih oleh Luis Enrique dengan pencapaian seorang Pep Guardiola. Hanya saja, tidak bisa dipungkiri bahwa Pep memang lebih hebat mengingat ia dua kali membawa Barca ke era kejayaan, mempertahankan kejayaan tersebut selama tiga tahun, dan berhasil meneruskan filosofi permainan Barca ke generasi pelatih berikutnya. Sedang Enrique hanya bertahan setahun, itu karena musim lalu permainan Barca memang mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Semua setuju bahwa permainan Barca di tangan Enrique ini menghadirkan banyak kesenangan. Ia beberapa kali menampilkan sepakbola yang tidak biasa. Misalnya dengan menerapkan formasi yang sepenuhnya bergantung pada trio lini depan MSN. Strategi ini tentunya bertentangan dengan logika normal dimana terlalu bergantung pada satu atau dua pemain itu bisa membahayakan bagi tim. Tapi setidaknya Enrique buktikan bahwa ia bisa membuat ketiganya menjadi sangat berbahaya sekalipun nantinya menimbulkan efek samping dalm bentuk ketergantungan.

Luis Enrique juga beberapa kali hadir dengan memberikan lelucon segar yang mencairkan suasana. Kita bisa lihat bagaimana Barca bersama Enrique justru beberapa kali kalah ketika menghadapi tim-tim papan tengah dan papan bawah sekalipun mereka bermain full-team dan trio MSN diturunkan sejak menit pertama. Yah, setidaknya gelar juara ini menjadi hadiah gembira yang luar biasa bagi Barcelona.

Post Categories: Berita Bola Comment is closed.