Roma Sukses Akhiri Perlawanan Juventus

May 14th

Juventus kembali membuang sia-sia kesempatan mereka untuk meraih gelar Serie A enam musim berturut-turut saat dikalahkan 3-1 atas AS Roma. Gol Stephan El Shaarawy membuat Roma berhasil unggul 2-1 pada awal babak kedua. Hingga akhirnya Radja Nainggolan menutup skor dengan kekalahan Bianconeri setelah terakhir kali terjadi saat mereka menghadapi Fiorentina bulan Januari yang lalu.

Roma Sukses Akhiri Perlawanan Juventus

Roma Sukses Akhiri Perlawanan Juventus

Mario Lemina sebenarnya sudah berhasil menyiapkan umpan matang yang diselesaikan oleh Juventus yang membawa mereka pada keunggulan satu gol pada babak pertama. Hanya saja, Daniele de Rossi berhasil menyamakan kedudukan bagi AS Roma empat menit berikutnya. Hasil ini membuat selisih antara Juventus dan Roma menjadi empat poin diikuti oleh Napoli yang menguntit di urutan ketiga dengan selisih lima poin dari Juventus. Napoli sendiri baru menang besar 5-0 saat berhadapan dengan Torino pada pertandingan sebelumnya.

Pada dua pertandingan terakhir nanti, Juventus akan menghadapi tim-tim papan bawah seperti Crotone dan Bologna. Tim yang didirikan pada tahun 1929 tidak pernah sampai lebih dari lima kail berturut-turut meraih gelar scudetto Serie A. Tim ini masih harus berhadapan dengan Lazio pada final Coppa Italia dan bertanding dengan Real Madrid demi merebut gelar juara Liga Champions Eropa. Jika ketiganya berhasil diwujudkan, maka ini akan menjadi gelar treble yang begitu indah bagi anak asuhan Massimiliano Allegri yang sudah begitu lama menantikan pencapaian ini.

Sekalipun Juventus mengalami kekalahan pada pertandingan ini, namun Allegri sebenarnya sangat berniat untuk menang. Terbukti pelatih asal Italia ini memasukkan seorang Paulo Dybala ketika timnya tertinggal 3-1 untuk membalikkan keadaan. Sayangnya kehadiran pemain internasional Argentina ini tidak banyak menciptakan perubahan dan Juventus akhirnya harus menerima kenyataan.

Pada pertandingan lainnya, salah satu raksasa Italia yang sedang tertidur pulas Inter Milan kini tengah dirundung krisis. Tim ini kembali mengalami kekalahan saat berhadapan dengan Sassuolo. Mereka harus menerima protes dari para fans garis keras yang menyatakan bahwa “Karena kamu tidak layak mendapatkan dukungan kami, sekarang kami akan memberikan penghargaan kepada anda dan melakukan makan-makan.”

Pemecatan Stefano Pioli, kegagalan menang sejak bulan Maret lalu, dan akhir yang memilukan dengan kalah atas Sassuolo menjadi penutup yang benar-benar tragis bagi tim sekelas Inter Milan. Posisi terbaik yang pernah diraih oleh Inter Milan tercatat hanyalah peringkat keempat setelah sebelumnya sempat meraih treble winner bersama seorang Jose Mourinho. Tim ini kini dikabarkan tengah mengincar sang pelatih juara Premier League Antonio Conte.

Post Categories: Berita Bola Comment is closed.